GALERI FOTO MUALLAF

Galeri Foto Para Muallaf Dunia..... Para Muallaf Dengan Kesadaran Sendiri Memeluk Agama Islam... Mereka Bahkan Bisa Tampil Lebih Islami Daripada Umat Islam Yang BerIslam Sejak Kecil...

KISAH TELADAN PENUH HIKMAH

Kisah Teladan Penuh Hikmah.... Semoga Bisa Memberikan Inspirasi Buat Kita... Agar Ke Islaman Kita Hari Ini Lebih Baik Daripada Kemarin....

BERITA MUALLAF

Walaupun Orang-Orang Kafir Gencar Menghujat dan Memfitnah, Kebenaran Islam Tidak Bisa Di Tutupi. Perkembangan Islam Di Seluruh Dunia Melebihi Perkembangan Agama-Agama Non Islam. Para Muallaf Memeluk Agama Islam Karena Mereka Mengetahui Kebenaran Islam..

AJAKAN BERDAKWAH DI INTERNET

Setelah saya amati berita di http://id.yahoo.com/, ternyata hampir setiap berita yang di tayangkan Yahoo, selalu ada oknum misionaris/propagandis/orientalis non muslim yang selalu menyerang, menghujat dan menghina agama dan umat Islam.

KRISTENISASI-BUKTI TIDAK TOLERANSINYA KRISTEN

Berbagai Macam Cara Dilakukan Oleh Misionaris Kristen Untuk Memurtadkan Umat Islam, Baik Dengan Cara Yang Halus Maupun Dengan Cara-cara Yang Kasar (Memaksa). Kristenisasi Adalah Bukti Nyata BETAPA TIDAK TOLERASINYA Kristen !

Showing posts with label KEJAHATAN (KEZALIMAN) MEDIA MASSA TERHADAP ISLAM. Show all posts
Showing posts with label KEJAHATAN (KEZALIMAN) MEDIA MASSA TERHADAP ISLAM. Show all posts

::: Innalillahi.. Ketika Media Massa Kafir (Kompas Grup) Memfitnah Umat Islam ! :::

Berbagai cara digunakan untuk menjatuhkan unat Islam yang turut mengambil bagian dalam rangkaian aksi bela Islam.

Berbagai fitnah pernah dilancarkan, namun lagi-lagi fitnah tersebut bisa dipatahkan dengan bukti telak.

Salah satu fitnah keji mengenai aksi simpatik 55 pada 5 Mei 2017 kemarin adalah adanya pengusiran oleh peserta aksi kepada seorang pria berpakaian kotak-kotak.

Kabar tak sedap itu disampaikan 2 media arus utama negeri ini.

Detik.com
https://news.detik.com/berita/3493197/cerita-pria-berkemeja-kotak-kotak-di-tengah-aksi-55

::: SERUAN BOIKOT METROTV + KOMPAS TV NASIONAL ! SUDAH LEBIH DARI 100.000 TANDA TANGAN PETISI ! AYO KITA DUKUNG ! :::

Gerakan masyarakat untuk Boikot MetroTV yang dinilai beritanya sering merugikan Umat Islam kian kencang.

https://www.change.org/p/kpi-aksi-nyata-boikot-metrotv

Dukungan pada Gerakan Boikot Metro TV ini terus membesar dan mengalir. Selain di sosial media dengan hestek #BoikotMetroTV juga dengan Petisi Boikot Metro TV yang beralamat di https://www.change.org/p/kpi-aksi-nyata-boikot-metrotv.

Belum satu pekan PETISI BOIKOT METRO TV sudah tembus 100.000 lebih orang yang telah menandatangani petisi tersebut di change.org.

::: Media Liberal Sepakat Ganyang Kalender Hijriyyah >> Ketika Media Anti Islam Memanipulasi Berita :::

Pemberitaan yang menyebutkan bahwa Kerajaan Arab Saudi menggubah semua penanggalan dari Hijriyyah ke Masehi merupakan berita yang kurang akurat alias hoax.



Sampai saat ini kalender hijriyyah masih berlaku dan digunakan di Arab Saudi. Sedangkan informasi terkait pergantian dari Hijriah ke Masehi hanyalah pada sistem tiket pesawat terbang karena berkaitan dengan dunia internasional.

“Saudi tidak meninggalkan kalender hijriyyah, kecuali tiket pesawat karena internasional. Bahkan beli hp, kertas laundry, janji, semuanya pakai hijriyyah” jelas admin Suara Madinah, selasa(4/10/2016)

Sementara munculnya pemberitaan terkait hal tersebut terjadi karena pemberitaan media LIBERAL di Indonesia yang terlalu berlebihan seolah bertepuk tangan melihat Saudi tinggalkan Kalender Hijriyyah. .

::: AYO ! Dukung Umat Islam Punya TV Berita Nasional Sendiri ! >> Mohon Bantuan Umat Islam Mengisi Petisi Online.. :::


SEANDAINYA UMAT ISLAM PUNYA TV BERITA NASIONAL SENDIRI

Hingga hari ini umat Islam belum memiliki TV Berita berskala Nasional layaknya TV One, metro TV dan Kompas TV. Yang bertujuan untuk mengimbangi pemberitaan negatif terhadap umat islam.

Justru dari Amerika mereka bersedia investasi ke Indonesia dengan meluncurkan stasiun TV CNN Indonesia. Tentu kita sudah mengetahui tujuan TV CNN Indonesia yaitu untuk memasukkan kepentingan barat ke Indonesia.

https://www.change.org/p/majelis-ulama-indonesia-dukung-umat-islam-punya-tv-berita-nasional-sendiri

Mengapa di Indonesia bisa masuk TV CNN berbahasa Indonesia, mengapa kita tidak bisa memasukkan TV Al-Jazeera Indonesia misalnya, untuk bisa mengimbangi pemberitaan negatif terhadap umat Islam. Disinilah dibutuhkan persatuan seluruh ormas Islam dibawah naungan MUI untuk mengadakan TV Berita Islam berskala Nasional.

::: TERUNGKAP ! Inilah Alasan Mengapa Metro TV Selalu Sudutkan Islam ! >> Muslim.. Boikot Metro TV ! :::

Publik tahu mengenai tingkah laku Metro TV yang rasis, cenderung memihak kelompok dan golongan tertentu (Cina Kristen), serta amat sangat memusuhi umat Islam. 


Namun, akhirnya alasan di balik semua itu terungkap.

Berikut alasannya:
                                                                  
1. MetroTV bukan milik Surya Paloh

Sebagian besar rakyat mengira bahwa Metro TV adalah milik Surya Paloh. Namun kenyataannya tidak demikian. Metro TV adalah milik James Riady dan Antony Salim.

Metro TV adalah milik PT.Media Televisi Indonesia (MTI) dan MTI adalah anak perusahaan dari PT. Multipolar, Lippo grup. LIPPO GRUP adalah kerajaan bisnis James Riady, seorang agen china military intellegency (hasil investigasi otoritas AS atas Lippogate).

::: Inilah Para PEMBELA ISLAM ! Aksi Demo "TANGKAP PENISTA AL-QURAN" Menjalar di Berbagai Daerah di Indonesia ! ::: >> Media Mainstream BUNGKAM !

ALLAHU AKBAR !!!

Umat Islam, para Ulama, Kyai, ormas Islam di penjuru tanah air melakukan protes dan menuntut Hukuman bagi Penista Al-Quran dan Penista Agama Islam yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.



Aksi unjuk rasa Umat Islam di berbagai daerah di tanah air dalam rangka mendukung dan mengawal "Fatwa" MUI yang telah menyatakan bahwa: Basuki Tjahaja Purnama telah (1) Menghina Al-Quran dan atau (2) menghina ulama yang memiliki konsekuensi hukum.

(Baca: Sikap Resmi MUI: Basuki Tjahaja Purnama Telah Menghina Al-Quran dan Ulama)

Berikut diantara Aksi Umat Islam di tanah air yang menuntut agar Penista Agama diberi hukuman sesuai Konstitusi Indonesia yang tertuang dalam KUHP Pasal 156a: DIPENJARA 5 TAHUN.

::: Jika Liput di Pecat, Akhirnya Reporter MetroTV Jadi Penonton dan Saksi Perjuangan FPI Untuk Korban Banjir Garut :::

Garut - Front Pembela Islam atau FPI memang selalu diberitakan dari segi yang negatif saja, terutama oleh media-media nasional.

Padahal banyak juga aksi sosial dan hal positif yang dilakukan oleh ormas tersebut terhadap masyarakat.

Salah satunya adalah ketika terjadi musibah banjir bandang di Garut dimana sejumlah anggota DPW FPI Garut ikut terjun dalam aksi sosial membantu para korban yang telah kehilangan rumah maupun anggota keluarganya.

Media nasional sebetulnya tahu dan melihat aksi sosial kemanusiaan tersebut dengan jelas dan nyata adanya, tetapi mereka sengaja tidak memberitakan hal tersebut kemasyarakat terutama media-media anti islam seperti kompas, metrotv dan media kafir lainnya.

::: FPI Sindir Media TV Tidak Tayangkan Berita 'Biksu' China Pengedar Uang Palsu karena Tidak Berjenggot, Tidak Berpeci ! >> Ketidakadilan Media :::

Rupanya Front Pembela Islam (FPI) merasa, media besar, khususnya Televisi tidak adil dalam menjalankan tugas mereka, bahkan FPI tidak segan-segan langsung menuding jika media Televisi justru sudah melakukan pilih kasih, terutama dalam hal pemberitaan yang dianggap sangat tendensius.

Bagaimana tidak, kabar tertangkapnya 3 orang Biksu asal Cina yang mengedarkan uang palsu, sama sekali tidak dimuat oleh media mainstream atau Televisi.

::: Sudutkan Islam, Merdeka.com Kaitkan Pembuat Vaksin Palsu dengan “Rajin Shalat” >> Cara Keji Media Kristen Hancurkan Citra Islam :::

Seperti yang kita ketahui, 80% media massa (Cetak maupun Elektronik) di Indonesia di kuasai oleh Kristen, sekuler dan Anti Islam.

Mereka gunakan media massa yang mereka kuasai untuk mendukung propaganda mereka, yaitu propaganda melemahkan Islam. Yaitu dengan melalui pemberitaan..

Merdeka.com adalah salah satu diantara RIBUAN media massa (online maupun offline) yang dimiliki oleh kalangan Kristen di Indonesia sebagai alat propaganda..

::: Kalau Pendeta Pedofil, yang Salah Bukan Kristen - Tapi Kalo Pemalsu Vaksin, yang Salah Islam >> Cara Keji Media Massa Sudutkan Islam :::

 LICIKNYA MEDIA ANTI ISLAM
(Ctt : Merdeka.com Dan Liputan6.com Adalah Media Kristen Pendukung Ahok)

Ketika pelakunya Kristen, mereka tidak memblow-up agamanya, bahkan agama pelakunya berusaha ditutupi..

Tapi ketika pelaku kejahatan seorang Muslim maka media memblow-up agamanya..

INILAH SATU KEBIADABAN MEDIA MASSA SUDUTKAN ISLAM.. Contoh berita Vaksin Palsu..

::: Dr. Craig Considine (Cendekiawan Kristen) Ajak Para Pembenci Islam Datangi Masjid Mengenal Islam Langsung :::

Dr. Craig Considine adalah seorang kristiani Amerika keturunan Irlandia-Italia. Dia dosen sosiologi di Rice University Houston, Texas, Amerika.

Sebagai seorang sosiolog, ia berfokus pada hubungan Kristen-Muslim, studi lintas agama, identitas, ras dan etnis, serta penelitian komparatif dan etnografi.

Doktor lulusan Trinity College Dublin Irlandia ini dikenal pro-Muslim dan memiliki pandangan obyektif tentang Islam. Pandangan-pandangannya terkait Islam bisa dilihat dari isi twit-twitnya di akun pribadinya @CraigCons.

::: Cara Picik TEMPO (Majalah Pendukung Gub. Kristen AHOK), Jatuhkan CAGUB MUSLIM ! >> Klarifikasi Mamah Dedeh Atas Fitnah Majalah (Anti Islam) TEMPO Kepada Yusril (Cagub Muslim DKI)

DEMI TUJUAN MEMULUSKAN RENCANA AHOK KUASAI JAKARTA.. MEDIA MASSA PENDUKUNG AHOK BERUSAHA HANCURKAN CITRA TOKOH-TOKOH CAGUB ISLAM.. SALAH SATUNYA TOKOH ISLAM YUSRIL IHZA MAHENDRA YANG MAJU SEBAGAI CAGUB JAKARTA..

Diplintir Tempo, Mamah Dedeh Klarifikasi Soal "Menohok" Yusril.

Da'i kondang Dedeh Rosidah alias Mamah Dedeh merasa isi ceramahnya diplintir oleh Tempo dalam pemberitaannya.

Kita Harus Tahu : "INILAH PICIKNYA MEDIA MASSA PENDUKUNG AHOK ! MUSLIM SELALU SALAH, KRISTEN SELALU BENAR !"

Kali Jodoh dan Media Bodoh

Sungguh heran melihat kelakuan Media yang katanya besar-besar, terpercaya, akurat dan bla bla bla.

Saat FPI menggerebek tempat-tempat yang kerap dijadikan ajang maksiat seperti perjudian, Prostitusi, Miras dan sebagainya, Media sekuler secara kompak ramai-ramai menuduh bahwa FPI brutal, melanggar undang-undang, main hakim sendiri, tidak pancasilais, dan berbagai macam tuduhan keji lainnya.

Ketika FPI berhadapan dengan preman yang membackingi tempat maksiat, tersiar kabar dimana-mana bahwa FPI bentrok dengan warga karena warga resah dengan aksi FPI.

::: PENTING ! MUSLIM HARUS TAHU : "Adab Islam Dalam Menerima Kabar." >> AGAR TIDAK MUDAH PERCAYA BERITA MEDIA MASSA :::

Adab Islam dalam Menerima Kabar : Tafsir QS. Al Hujurat : 6

Segala puji bagi Allah, sholawat dan salam semoga selalu terlimpahkan untuk Nabi Muhammad sholallahu ‘alaihi wa sallam beserta para keluarganya, dan para sahabatnya. Amma ba’d:

Allah ‘azza wa jalla berfirman di dalam Al-Furqan:

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” (QS.Al Hujurat : 6)

::: Jika Ormas Yang Berbuat Anarkis Di Medan itu FPI.. Inilah Yang Akan Dilakukan Media Massa Mainstream Di Indonesia..:::

"Ormas Anarkis FPI Bikin Rusuh di Medan, BUBARKAN !!!"  >> (Inilah Judul Beritanya Jika Pelakunya FPI)

Tapi Karena Pelakunya BUKAN FPI, Maka Judulnya Menjadi : "Korban Tewas Bentrokan Ormas Di Medan Bertambah Jadi 2 Orang."

Medan - Jumlah korban tewas akibat bentrok antar organisasi massa (ormas) di Kota Medan, Sumatera Utara, bertambah menjadi 2 orang.

Bentrok antarormas ini terjadi Sabtu (30/1/2016) sore di sekitar Jalan Thamrin simpang Jalan Asia, Kota Medan.

Juru bicara Polda Sumut, Kombes Helfi Assegaf, mengungkapkan, korban yang diketahui meninggal dunia pada hari ini adalah Roy Silaban. Sedangkan korban tewas saat bentrokan kemarin adalah Monang Hutabarat. (Link)

Beginilah Cara Media Mainstream Membuat Berita : "Jika Yang Jadi Korban Umat Islam BERITANYA DISAMARKAN ! Jika Yang Menjadi Korban Umat Kristen BERITANYA BOMBASTIS !"

[MEDIA MAINSTREAM BUNGKAM !]
Antara Tolikara, Ciketing dan "Framing" Media Arus Utama..

Peristiwa penyerangan dan pembakaran Masjid di Tolikara mengingatkan kita pada sebuah kampung di pojok Kota Bekasi bernama Ciketing Asem.

Keduanya dilanda tragedi kekerasan pada waktu Idul Fitri. Namun, reaksi media terhadap kedua peristiwa itu bertolak belakang, yang semakin menunjukkan betapa busuknya wajah sebagian besar media arus utama kita.

Lima tahun lalu, saat umat Islam merayakan Hari Kemenangan Idul Fitri, kaum Muslim di Ciketing Asem justru bersimbah darah setelah aksi provokasi jemaat HKBP. Seketika itu juga dunia internasional menyoroti Ciketing Asem.

::: Betapa Tidak Adilnya Media Kita : "Begini 6 Cara Media Mengaburkan Kasus Pembakaran Masjid di Papua ." :::

Sebuah masjid di Tolikara, Papua dibakar saat shalat Idul Fitri, Jum’at (17/7/2015) lalu.

Segera, peristiwa itu menjadi berita di hampir seluruh media. Namun, ternyata banyak pemberitaan yang mengaburkan kebenaran.

Berikut ini 6 cara media mengaburkan kasus pembakaran Masjid di Tolikara Papua:

‘Yang dibakar adalah mushala’

Banyak media memberitakan bahwa yang dibakar adalah mushala. Baik di judul maupun badan berita, yang disebut adalah mushala. Istilah mushala tentu membuat publik memiliki persepsi berbeda. Mushala itu kecil, tidak dipakai shalat Jum’at. Faktanya, yang dibakar adalah Masjid Baitul Muttaqin.

Tragedi Pembantaian Terhadap Muslim #ChapelHillShooting >> Terkuaknya Standart Ganda, Tak Beridealisme Pers dan Penuh Propagandanya Media Massa !

[#ChapelHillShooting] Pak Presiden Jokowi, Bersediakah Berempati ?

Ketika Muslim yang dibunuh, media-media mainstream internasional menutup mata, telinga, dan mulut. Juga ogah mengetik apa-apa yang sedianya harus mereka teriakkan !

Seolah penembakan berujung terbunuhnya 3 mahasiswa di apartemen Chapel Hill AS itu hanya sekadar kasus tabrak lari yang mengakibatkan luka kulit tergores aspal di sebuah kota kecil pinggiran Negeri. Bukan, ini bukan kaus tabrak lari, ini pembunuhan 3 mahasiswa. Bukan di daerah terpencil pula, ini di sekitaran UNC, AS. Negara, daerah yang kelebihan reporter berita.

#ChapelHillShooting, Pembantaian 3 Muslim di AS >> Kalau Yang Menjadi Korban Umat Islam.. Media Massa Mainstream BUNGKAM !

Antara Charlie Hebdo dan Pembantaian 3 Muslim Amerika

Pembantaian terhadap tiga muslim Amerika di lingkungan yang tenang Chapel Hill North Carolina telah memicu reaksi kemarahan publik di media sosial.

Banyak pegiat media sosial yang kecewa dengan sikap media mainstream dan para pemimpin dunia yang beda dalam pensikapannya ketika terjadi insiden penyerangan Charlie Hebdo beberapa waktu yang lalu.

Innalillahi... Teroris Kafir AS Tembak Mati 3 Warga Muslim Di Carolina ! >> Seperti Biasa, Media Mainstream BUNGKAM !

Seorang teroris Amerika Serikat dilaporkan membantai 3 warga Muslim di wilayah pinggiran Chapel Hill, North Carolina, pada Rabu (11/02) siang waktu setempat, setelah berhasil masuk ke rumah tersebut dan melakukan aksinya.

Dalam pernyataan pihak kepolisian setempat mengatakan, Craig Stephen Hicks (46 tahun) ditangkap atas tuduhan pembunuhan 3 warga Muslim asal Palestina.”

Pihak kepolisian menyatakan bahwa korban tewas bernama Zia Shadi Barakat (23 tahun), dan istrinya Yaser Mohammed Abu Salha (21 tahun), serta adiknya Razan (19 tahun).

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More